Tampilkan postingan dengan label Krim Sup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Krim Sup. Tampilkan semua postingan

21 Maret 2011

Saat Bahagia

Sabtu, 12 Februari 2011.
Bangun kesiangan, yang artinya kesiangan juga jemput Acan. Doi dateng jauh-jauh dari Borneo sana katanya ingin menemui saya, Anjar, dan sekalian dateng ke nikahan Mario. Sudah dua tahun lebih persahabatan kami dipisahkan oleh Laut Jawa dan saya harus menjemputnya hari ini di bandara karena Anjar masih tugas.

Perjuangan ke bandara yang luar biasa, empat jam menginjak rem-gas-kopling dan akhirnya bertemu dengannya. Masih seperti yang dulu, bawel, dan bikin emosi. Masih seperti yang dulu, rambut ala sm*sh dan badan cungkring.

Perjalan diawali dengan perut lapar, nyasar, dan nunggu Anjar yang masih cek fisik di salah satu instansi pemerintah. Pusing saya dibuatnya mendengar kata-kata laparnya. Sampai ahirnya Anjar selesai dan kami bertiga makan malam di Mbah Jingkrak di bilangan Setia Budi. Ga sempet foto-foto, langsung cao ke Plaza Indonesia. Muter-muter ga keruan cuma beli barang seserahan nantinya, dan masuklah ke dalam bioskop di eX. Nonton The Mechanic, seat kedua dari depan, ngedongak dua jam, pusing.

Oia, ada kejadian super tolol pas mau pulang. Sejam lebih kita nyari mobil yang lupa di parkir dimana. Oh God, rasanya kaki bekonde. Mana tuh parkiran luas, plus panas. Kita trace back-lah itu memori-memori yang tersisa, dan ketemu. Emang ga salahlah jadi auditor, luar biasa, ahaha. Perjalanan pulang diisi sama diskusi tentang kerjaan, tentang kantor, tentang negara. Saudara seperjuangan memang paling memahami.

Keesokan harinya..
(Lagi-lagi) kesiangan bangun, dateng telat. Kali ini saya hanya sama Acan. Ngurus kepulangannya ke Lion tower di Gajah Mada dan melincur ke Taman Anggrek. Makan siang, nyari sepatu futsal si Acan, dan ngambil cincin kawinnya Anjar. Makan kekenyangan, sepatu nihil, dan ga jadi ngambil cincin, bikin ngantuk! *ga nyambung

Tambah Dimas, additional player. Kita ke Sarinah buat nyari sepatu (lagi-lagi nihil) dan sekalian jemput Anjar. Tim komplit, kita ke Jakarta Bowling Center. Best part of the day, I did some strikes. Bukan levelan sayalah mereka itu, ahaha. Kapan-kapan kita battle lagi oke?!

Cukup dua games, kita balik ke rumah Anjar, mandi, prepare ke kawinan Mario di TMII. Setelah ngomong ngalor ngidul plus nyobain batik jualannya Anjar, kita cao. Di kawinan ketemu banyak temen kampus, Pamela, Wulan, Edo, Ade, Martin, dan sisanya saya lupa. Kawinan selesai, perjalanan dua hari kita juga usai. Sempet foto-foto dulu sebelum pisah. Ahh, entah kapan lagi bisa bersama. Acan harus kembali ke Banjarmasin, saya harus kembali ke rutinitas yang membuat sulit bertemu Dimas dan Anjar yang notabenenya satu kantor.

Best quote:
Apapun itu, yang penting mahal. ~dimas

19 Oktober 2010

Surprise itu,,

Sebenarnya saya tidak mengharapkan adanya surprise di hari ulang tahun saya..
Kue ulang tahun beserta lilin yang tertiup sebelum waktunya dikeluarkan,
Lampu yang dimatikan dan saya tidak menyadarinya,
Kembang api yang terlanjur menyala yang saya kira dengkuran orang tidur,
Hingga kekesalan yang tercipta sepanjang hari saat liburan kita..
Sungguh saya tidak peduli sama sekali apapun bentuk surprisenya.
Mau gagal, berhasil, atau apapun itu, saya tidak peduli.

Bagi saya..
Cukup kehadiran dan persahabatan tulus kalian selama ini
Cukup canda tawa dan obrolan hangat pengantar kesuksesan diri
Cukup untaian doa penguat diri dalam setiap sujud
Cukup senyum pelega penat yang mendera
Terima kasih saya persembahkan dari hati yang terdalam
Terima kasih telah menjadi surprise indah dalam hidup saya
















Makasii yaa surprise, ahaha,,
FYI, buat gw, lo semua surprise dari Tuhan yang luar biasa di hari ulangtahun ini.. ;p


14 Januari 2010

Selamat Hari Ibu, Mah,..

Aku cinta ibuku, hingga semangat selalu menyala hanya dengan melihatnya tersenyum..

Dan bahkan nyawaku sekalipun tak dapat membayar darah yang kau keluarkan ketika melahirkan aku, tak sanggup melunasi air mata pengorbanan dan keringat perjuanganmu ketika membesarkan aku, tak bisa menggantikan untaian doa-doa ampuhmu di atas sajadah cinta Sang Illahi

Aku sayang ibuku, hingga aku masih bisa berdiri tegak tanpa tergoyahkan ombak kehidupan semu

Ketika aku rapuh, engkau dengan ketulusan hatimu yang menopang tubuh ini. Sungguh mulia kehidupanmu, ibu. Izinkan aku meraih surga yang berada di bawah telapak kakimu. aku tahu aku sering bersalah, tapi aku juga tahu hatimu terlalu lapang untuk memaafkan apa salahku.

Aku rindu ibuku, hingga air mata menjadi bahasa jiwaku..

Tuhan, panjangkanlah umurku, sehatkanlah jiwa dan ragaku, murahkan rahmat dan rezeki-Mu untukku, agar aku dapat membalas semua ketulusan hati dirinya, agar aku dapat meraih ridho-Mu melalui ridhonya, agar aku dapat memasuki surga-Mu karena berbakti padanya.

SELAMAT HARI IBU, MAH! ALL THE BEST THINGS FOR YOU, GOD BLESS..

Kasih Ibu kepada beta
Tak terhingga sepanjang masa
Hanya memberi tak harap kembali
Bagai sang surya menyinari dunia

21 Desember 2009

Selamat Hari Pahlawan, Gurukuuu,...

Terpujilah wahai engkau Ibu Bapak Guru
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
Semua baktimu akan ku ukir di dalam hatiku
Sebagai prasasti terimakasih ku tuk pengabdianmu
Engkau sebagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa tanpa tanda jasa
-HymneGuru, Sartono-

Enak yaa jadi guru, diciptain lagu nasional, dicap sebagai pahlawan walau tanpa tanda jasa, dan dapet pahala karena udah nyumbangin ilmu yang mereka punya untuk kecerdasan bangsa.
Suatu saat nanti, gw mao ah jadi guru, dosen, atau widyaiswara yang nyumbain ilmu dan pemikiran gw buat kemajuan ilmu pengetahuan bangsa.
Ya Tuhan, di dalam momen hari guru ini, izinkanlah saya bermohon kepada-Mu untuk senantiasa melindungi dan menyayangi guru-guru yang pernah memberikan ilmunya kepada saya, juga guru-guru lain di seluruh penjuru nusantara yang ikhlas dan bekerja di jalan-Mu, yang memiliki cita-cita untuk memajukan kecerdasan bangsa ini.
Selamat Hari Pahlawan, Guruku..

24 November 2009

Taman Safari dan sebuah angan yang tercapai..

Pengen ke Taman Safariiiiiiiii...
Rasanya lama sekali saya tidak berkunjung ke taman yang menjadi simbol kebesaran zaman Presiden Soeharto di daerah Puncak, Bogor ini. Entah TK, SD, atau SMP saya pernah datang ke taman wisata ini. Yang saya ingat, saya pernah memberi makan kuda nil dengan kacang yang dibelikan ayah saya, saya juga pernah naik komedi putar, kuda-kudaan keliling zona bermain, dan saya pernah menangis karena masuk rumah hantu. Tidakkkkkk... it was soooo looooooooooonggg! *hadah, lebay!
Saya memang menyenangi dunia binatang dan tumbuhan (well, saya bercita-cita memiliki perkebunan dan peternakan pribadi suatu saat nanti, amiiiin..). Entah mengapa begitu excited-nya, hingga tiba-tiba saja tercetus keinginan kembali mengunjungi taman wisata itu.
Tentunya orang yang pertama saya ajak adalah Opah saya, supir saya, sekaligus harapan saya. Mengapa harapan? Karena memang dia suka jalan-jalan dan mau menemani saya (walau muka saya sedang dilipat, hehe..). Setelahnya baru saya ajak Dimas, Oki, dan Harun, lalu mereka mengajak teman masing-masing.
Dan, eng-ing-eng.. Sabtu pagi mereka semua datang ke rumah saya, dan jadilah kami ke Taman Safari Indonesia, cihuuuuuiiiii.. Saya, Opah, Oki, Bari, Dimpil, Harun, dan Martin menjelajah membelah bumi Bogor dan tiba di sana pukul 11.00. langsung bertemu dengan sejumlah binatang yang lucu (namun entah tetap saja menjijikan untuk dipegang! Hha..).
Untung kita sempat membeli empat ikat wortel untuk diberikan kepada binatang-binatang itu. Canda, tawa, dan ria yang menghiasi hari kami siang itu. Dan satu kesimpulan saya, seluruh binatang di sana menyukai wortel kami, hore! Sampai akhirnya kami tiba di area hiburan. Mau naik gondala namun rasanya gag worthed banget, yaa terpaksa kami naik kereta hingga tiba di tempat pertunjukan cowboy. Asiikk, sejuk, dan seru pertunjukkannya. *haahh, enathlah, apa saya yang senorak dan se-amaze itu menanggapinya..
Kami berjalan menelusuri wahana-wahana yang semuanya mempertunjukkan kebolehan sang binatang. Pinguin, reptil, burung, binatang malam, dan gajah. Horee saya bisa foto di depan gajah, senangnyaaaaaaaa, ahaha.. sampai akhirnya kami makan dan pulang. Ahh, sebuang angan sederhana, mimpi anak kecil yang terwujud. Tak penting memang mimpi ini untuk banyak orang, namun ini sangat berharga dan menyentuh bagi saya. Terima kasih untuk Anda yang telah mewujudkan mimpi ini..


Nb. Permohonan maaf kepada teman-teman yang tidak bisa saya ajak satu per satu. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan tempat, waktu, dan inisiatif saya.

19 Juli 2009

Saya Rindu..

Tak terasa, empat bulan lamanya sudah saya tidak lagi bersama mereka, keluarga besar BPK STAN 2008. Masih terngiang betapa bahagianya kami menjalani hidup selama di Pusdiklat, betapa susahnya kami ketika menjalani ujian bersama, dan betapa harunya ketika malam penuh bintang itu akhirnya datang. Hangat, damai, dan berenergi..

Hari ini, saya memberanikan diri melihat kembali memoar itu dalam sebuah video yang berputar di laptop ini. Ternyata rasa itu belum hilang, mereka masih mampu menggetarkan hati ini. Saya rindu kalian..

Empat bulan ini sangat berat untuk saya. Bukan karena pekerjaan, bukan juga tentang yang lain, tapi tentang kalian. Sekali lagi, saya rindu kalian..

Jarak telah memisahkan kami, begitu jauhnya. Waktu, kesibukan, hingga bentangan laut membuat kami seakan tak pernah berteman. Irama indah tentang kita pun berangsur berganti nada. Awan mendung mulai menyelemuti ceraahnya hati kami. Meski berbeda kini, akan selalu ada serpihan cinta untuk kalian, keluarga besarku..

29 April 2009

Siiaaaapp Grakk!!

“Siaaaappp graaakkkk…!!”
“Lencang depan, graaakkk…!!”
“Tegak graaakkk…!!”
”Majuuu, jalaaan..!!”


Dari Sabang sampai Merauke
berjajar pulau-pulau
sambung-menyambung menjadi satu
itulah Indonesia..
Indonesia tanah airku
aku berjanji padamu
memnjunjung tanah airku
tanah airku, Indonesia..

“Belok kiri graakkk..!!”


Demi tanah air dan bangsa, yang terus membangun
Demi tercapai cita-cita Pancasila
Siapkanlah jiwa ragamu, hai abdi negara di BPK
Gerak berdasar undang-undang, mengayomi harta negara
Dengan senjata cakra bermata tiga, menjadi satu bersemboyan
Tepat, cermat, dan juga hemat, di bawah tujuh janji luhur
Janganlah segan, janganlah gentar
Laksanakan demi bangsamu
Hayatilah, dan amalkanlah
Sapta Prasetya Jati

”Henti graakkkkkk..!!”

* Rutinitas para calon punggawa keuangan negara pada setiap kesempatan, di bawah kepemimpinan Pak Kamto dan Pak Pangat! Aku rindu kalian...

6 April 2009

Jadi Pengen Pulangggg...

Hujan mengguyur Jakarta hari ini, deras sekali. Lima belas, enam belas, bahkan dua puluh tahun yang lalu, pada saat yang sama, aku selalu ingin didekapan ibuku. Aku takut derasnya hujan, aku takut kilatan petir, aku takut gema huntur, aku takut jika ibuku belum sampai di rumah. Aku menangis..

Sekarang aku mencintai hujan, aku senang berada dalam lebatnya air yang turun dari langit itu. Sebuh anugerah Tuhan yang datang begitu saja dari awan-awan di atas sana. Hujan menyimpan begitu banyak kenangan dalam hidupku, seolah menjadi saksi bisu betapa ibu sangat mencintai aku.

Hujan deras hari ini mengingatkanku pada percikan kasih yang lebih hebat dari hati ibuku, membuat hatiku bergetar karena gema rindu padanya. Bahkan aku tak sanggup melukiskannya melalui kata-kata. Aku menangis..

Aku yang selalu merindukan kehadiran hatimu
Aku yang selalu menantikan senyum ketulusanmu
Aku yang selalu mengharapkan untaian doamu
Aku yang selalu menunggu dekapan hangatmu
Aku yang menjadi saksi hidup perjuanganmu, Ibu
Hari ini, detik ini, ingin sekali aku datang kepadamu, mencium tanganmu, memeluk tubuh mungilmu, dan berbisik ” Aku mencintaimu di sepanjang jalanku, di setiap derasnya aliran sungaiku..”

14 Februari 2009

Aku Telah Sampai Di Ujung Jalan Itu, Kawan!

Sebuah lirik lagu yang tiba-tiba terputar di laptop ini, membuat senandungnya ikut berputar di otakku!
“Tak usah kita pikirkan ujung perjalanan ini...”
Lagu bertemakan persahabatan yang sudah lama tak kudengar. Huff, lebih tepatnya kuhindari untuk didengar.

Sahabat sejati, tak usah kita pikirkan ujung perjalanan ini..
Tapi bagaimana caranya aku bisa menghilangkan ingatanku pada ujung perjalanan tersebut?!
Padahal aku tahu bahwa setiap jalan ada ujungnya.
Padahal aku tahu bahwa aku tidak akan mampu menelusuri sisa perjalananku tanpamu.
Padahal aku tahu betapa bahagaianya jika aku bersamamu pada perjalananku.
Padahal aku juga tahu bahwa ujung perjalanan itu mungkin ada di depanku.

17 Oktober 2008

Hutanku Sayang Hutanku Malang

Berdasarkan data yang gw dapet dari UU nomer 41/1999, bahwa hutan, sebagai karunia dan amanah Tuhan Yang Maha Esa yang dianugerahkan kepada Bangsa Indonesia, merupakan kekayaan yang dikuasai oleh Negara, memberikan manfaat serbaguna bagi umat manusia, karenanya wajib disyukuri, diurus, dan dimanfaatkan secara optimal, serta dijagakelestariannya untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat, bagi generasi sekarang maupun generasi mendatang. Hutan, sebagai salah satu penentu sistem penyangga kehidupan dan sumber kemakmuran rakyat, cenderung menurun kondisinya, oleh karena itu keberadaannya harus dipertahankan secara optimal, dijaga daya dukungnya secara lestari, dan diurus dengan akhlak mulia, adil, arif, bijaksana, terbuka, profesional, serta bertanggung-gugat, dan bahwa pengurusan hutan yang berkelanjutan dan berwawasan mendunia, harus menampung dinamika aspirasi dan peranserta masyarakat, adat dan budaya, serta tata nilai masyarakat yang berdasarkan pada norma hukum nasional;

Dari makna hutan yang seurgensi itu, kita sebagai warga Indonesia masih aja ga sadar akan potensi yang dimiliki hutan. Banyak kalangan yang dengan sengaja merusak hutan untuk kepentingan pribadinya. Tega-teganya orang-orang itu manfaatin kekayaan negara demi kepentingan perutnya sendiri. Wah-wah bisa brabe nih negara, hutan yang harusnya dijaga dan dikembangbiakan, malah ditebangin dan dibakar buat dijadikan lahan pemukiman. Ckckck...

Siapa yang harus disalahkan atas tragedi penggundulan hutan kita? Pemerintahkah yang uda ngeluari regulasi yang mantep tentang kehutanan tapi ga konsekuen dalam ngejalanin tuh peraturan? Penebang-penebang liar yang dengan sangarnya menggunduli hutan tanpa ampun demi kepentingannya sendiri? Kita sebagai warga negara yang acuh dan mencoba menutup mata dari semua kejadian ini? Siapa?

Ayo kawan, sadar bahwa hutan kita adalah jantungnya dunia. Semua belahan bumi bergantung pada hutan tropis Indonesia buat nyuplai oksigen. Keanekaragamanhayati yang ada di hutan kita juga tercatat paling banyak dan bervariasi. Ini aset bangsa, harus kita jaga dan kembangkan seoptimal mungkin, bukannya malah dirusak karena napsu sesaat.

Haha, sotoy lo my’! Ngemeng aja bau tanpa bisa berbuat apa-apa. Mau ikutan lomba krtya tulis tentang kehutanan aja kalah sama males, kalah sama ketololan yang merasuk di otak. Yaaah, walopun masih berbentuk tulisan, gw sayang hutan gw!n_n

Latah Penyakit Menular

“Kuntil..”. Mungkin itu kata yang sering banget gw ucapin kalo gw kaget, ga konsen, ato kesandung. Parah yak, bukannya ngomong Astagfirullah, malah ngomong yang bukan-bukan. Yap, mungkin ini yang disebut sama orang banya dengan kata LATAH!

Gw ga ngerasa sih kalo sebenernya gw punya penyakit latah. Secara gw ngomongnya kalo gw bener-bener kaget kaya kesandung, diklakson mobil atao hal-hal yang bikin jantung itu dagdigdug. Beda sama kebanyakan orang latah lainnya yang uda mengeluarkan kata-kata gaibnya walopun cuma dicolek.

Gw juga gag tw kapan gw mule latah, tapi yang gw yakin, mungkin aja gw latah karena bergaul ma banyak orang yang punyak penyakit yang menular ini. Kenapa gw bisa bilang latah penyakit menular?! Karena latah emang penyakit menular. Emang sih belom ada penelitian lebih lanjut tentang nih penyakit. Panyakit psikologis ini emang bahaya banget kalo uda mpe tahap kronis, kaya yang dialami oleh mpo’ gw.

Yah, mpo’ gw itu adalah orang yang paling parah latahnya yang pernah gw temuin. Secara dia cuman dicolek atau diperintah dengan suara yang lembut aja udah mengeluarkan kata-kata saktinya. Yang parahnya lagi, kata-kata sakti yang di keluarin itu ga jauh-jauh dari alat kelamin. Wah, bisa kena kasus pornoaksi nih orang! Haha..

Sumpah men, parah bet latahnya. Ge colek dikit aja, dia langsung ngomong, ”Kon***”, atau ”Pe***”, dan lain sebagainya dah. Kalo gw suru manggil tukang baso yang lewat depan rumah, dia tereaknya gini, ”Bang, mau beli kon***”, just immagine that! Gimana gw ga ketawa dan tambah asik ngejailin nih orang satu. Kasian sih uda tua, cape kali yak, tapi gimana dun, nagih sih! Hihi..

Pernah juga gw iseng nyuruh nempelin setrikaan yang dingin (ya, iyalah!) buat ditempelin ke mukanya dan dia ngelakuin itu. Bayangin aja kalo ada orang jahat yang nyuruh dia nemepelin setrikaan panas ke mukanya, mau jadi apa tuh orang. Dia juga sering banget digangguin ma anak-anak kecil di depan rumah gw yang tau kalo ni orang tua satu latahnya porno! Dan bagai bensin yang disamber ma api yang menjalar, si mpo’ dengan cepet nyambung dengan kata-kata mautnya itu. Ketawalah semua orang yang ngedenger. Belom lagi kisah dia yang manggil ibu-ibu dengan sebutan ”Ibu Kon***”, waw, makin-makin jadi bahan olok-olokan semua orang nih. Yah mudah-mudahan aja pahalanya banyak gara-gara bikin banyak orang tersenyum. Aminn..

Dari situlah gw beranggapan kalo penyakit latah ini menular. Yah, dari niat iseng doang ngerjain mpo gw, mpe ahirnya ketagihan dan ajdi hobi, alhasil, gwlah sakarang yang suka melatah ria. Ditambah lagi sekarang gw suka ngelatahi temen-temen gw yang punya penyakit yang sama. Mungkin dari keseringan ngerjain dan ngelatahin orang inilah gw tertular penyakit berbahaya ini. Huh, menyebalkan..

Pernah suatu waktu gw nanya ma temen gw yang latah, dan dia juga ngaih tau gw kalo penyakit latah yang dideritanya merupakan bawaan dari nyokapnya yang gak lain berpenyakit yang sama. Nah, kalo mpo gw ceriotanya aga unik, dia mimpi nyuci lat kelamin yang sekarang-sekarang ini sering dia ucapin itu. Ampun dah, jijay bajay banget! Yah tapi itulah, penyakit menular dan timbul dari apa saja, tergantung dia maunya lewat mana.

Tapi ngeliat fenomena latah yang udah makin booming, banyak banget orang yang jadi ikutan pengen punya penyakit latah yak. Banyak banget acara tivi yang punya artis latah dan acara itu langsung digemari sama masyarakat. Lain halnya ma TPI Dangdut Mania Dadakan 2 yang punya Elli, seorang penyanyi dangdut yang latahnya pol abis, tapi tetep mpo gw yang paling pol. Haha.. di acara itu dia dapet banyak banget simpati masyarakat karena latahnya itu, tapi emang harus diakui kalo Elli itu punya suara yang bagus banget. Nah, dari wacana barusan terbukti banget kalo latah itu mengandung unsur entertainment yang bikin penonton ketawa dan akhirnya suka.

Yah itulah sekelumit cerita tentang penyakit latah yang menurut gw menular. Jadi buat lo yang ga mau punya penyakit yang bisa mengundang banyak tawa dari orang yang ngeliat lo, tapi bikin lo malu dan cape setengah mampus, yah jangan sekali-kalinya nyoba buat ngerjain orang yang latah. Mungkin ada orang yang ahli di bidang psikologi yang bisa membenarkan semua statement gw tentang penyakit menular ini?! Silahkan aja kirim commentnya..n_n

22 Juli 2008

DUIT lagi.. DUIT lagi..

Kacrut, punya perasaan ga sih lo?! Masa, gara-gara orangtuanya ga bisa bayar rumah sakit buat bersalin, bayi yang dilahirkannya ditahan pihak rumah sakit! Astagfirullah, sesak banget gw dengernya. Gw sangka ini cuma kejadian di film. Yup, kalo ga salah gw pernah nonton film pendek tentang cerita yang anaknya ditahan gara-gara bonyoknya miskin, ga bisa bayar rumah sakit, judulnya Sayekti-Hanafi. Film yang ngebuat gw ngutuk orang-orang yang ga punya perasaan seperti itu, seperti yang gw liat di Metro Pagi, 10 menit yang lalu.

Ini dunia uda gila. Yang mungkin jadi ga mungkin, yang ga mungkin malah jadi mungkin. Yang salah jadi bener dan yang bener belum tentu terus dianggep bener, semuanya tergantung DUIT. Persetanlah dengan duit, kenapa hati dan perasaan pun harus dikalahkan oleh duit?! Ga tau gw rasanya dipisahin ma anak yang baru aja dilahirin istri lo, atau yang baru lo brojolin sendiri karena lo ga punya duit.

Agaknya uang udah jadi patokan buat berbuat, coba aja kalo ga ada uangnya pasti orang jarang ada yang mau ngebantuin orang lain. Bahkan demokrasi yang dicita-cita bangsa ini dengan mudahnya dapat dibeli dengan uang! Lucu ya, sekarang kekuasaan, kebesaran nama, derajat sosial dapat dibeli dan ditentukan oleh uang.

Orang mau sekolah aja susahnya minta ampun, yah mentok-mentoknya urusan duit. Baru banget gw nemuin temen yang ga bisa ngelanjutin sekolahnya ke perguruantinggi karena ga punya uang (selain karena kurangnya pengetahuan orang tuanya tentang kuliah gratisan). Yah, si anak mah nurut-nurut aja apa yang dibilang bonyoknya, secara dia juga tau kondisi keluarganya. Padahal itu anak pinternya ga ketulungan, pinter akal dan budinya. Lagi-lagi gw sangka yang beginian cuman ada di tv, tapi kenyataannya ada, di sekitar gw lagi.

Fenomena duit yang makin menggila bahkan uda diketahui sama para pekerja seni dengan menciptakan lagu-lagu yang bertema duit. Potret dengan Melly Goeslawnya nyiptain lagu Do It, Naif dengan Uang, dan masih banyak lagi dah. Bahkan lagu duitpun bisa ngasilin duit. Hebat bener nih duit.

Hah, jangan-jangan perasaan ma logika uda bisa juga dibeli dengan uang! Atau jangan-jangan kebahagiaan dan keceriaan hati uda bisa ditaklukan dengan uang? Bahaya-bahaya! Andai aja gw punya duit yang banyak supaya bisa ngebantu orang-orang yang pantes untuk dibantu. Hei orang berkantong tebal, ayo dun bantu sesama..

(_achmyhoolicz!)

21 Juli 2008

Buncit, bukan Bunga Citra Lestari

Huh, lagi-lagi kata buncit yang muncul di otak gw! Apa-apaan sih?! Sepertinya akal dan pikiran gw sudah mulai tersugesti kata-kata orang yang bilang kalo gw buncit! NO, I AM NOT.. Gw harus melawan mati-matian sugesti ini! Ayo, amy semangat!

Iyap, daripada memusingkan kata buncit cocok apa engga pada diri gw, mending kita omongin BCL, Buncit yang ga buncit! Haha.. Siapa coba yang ga kenal Bunga Citra Lestari?! Dengan keseksian bodynya itu, doi always pake baju yang kebuka. Nah, kalo gw pake baju yang kebuka, perut gw mbeleweh kemana-mana dun! Heu3x.. Hmm, harus diakui BCL emang sexy, walopun ga se-sexy Kinar! Haha, I’m her big fans! Bibirnya itu loh, mana tahan..

Okeh, balik ke masalah Buncit bukan Bunga Citra Lestari, sebenernya gw cuma pengen berbagi sama orang-orang yang ngerasa kalo dirinya buncit atau temen-temennya manggil doi buncit, take it easy men! Lo ga seperti apa yang mereka pikirkan. Let’s see, faktanya emang lo buncit, tapi kalo dipikiran lo (bukan temen-temen, atopun orang-orang yang berpikiran lo buncit), lo ga buncit melainkan lo sexy, nah jatohnya lo jadi sexy dah! Yup, cara ini yang gw gunain sekarang untuk melawan arus hujatan banyak orang tentang kebuncitan gw ini!

Sedikit bermain dengan psikologi, (cieeeh mule dah gw songongnyah! Bodo amat ah,.), “Hidup itu berdasarkan apa yang kita rasakan dan apa yang kita pikirkan.” Bener gak?! Gw pikir ini bener banget loh. Jadi kalo lo bepikiran lo itu sexy, atao ga buncit, maka itulah kenyataannya. Bodo amatlah dengan apa yang orang bilang. Gw ya gw. Biar buncit tapi sexy. Buncitnya gw so pasti beda dun ma buncitnya orang lain. Buncitnya gw itu jatohnya sexy! Dengan begitu, mampuslah orang yang ngatain gw buncit..Haha!

Hmm, gw pernah bekoar-koar di depan banyak orang yang memanggil gw dengan sebutan buncit, gw bilang kalo gw sexy dan mereka ketawa! (salah yak gw?! Haha, toil dah!). tapi semenjak doktrin gw sexy ada di otak gw maka gw nganggep ketawanya mereka justru jadi sebuah pujian. Mantepnya diriku ini, hehe!

Bahkan ketika lo berpikir kalo badan lo mirip kesexyannya ma Bunga Citra Lestari, maka gw yakin badan lo tuh dipikiran lo (dan orang lain tentunya kalo lo bisa mempengaruhin mereka!) menjadi lebih sexy, se-sexy si Bunga. Coba deh! Ini uda berhasil banget ma gw! Even gw merasa kalo gw adalah makhluk Tuhan yang paling sexy. Jadi lagunya tuh Ahmad Dhani yang dinyanyiin Mulan paaaasss banget buat gw. Gw ngerasa lagu itu ko cocok banget buat gw ya?! Gw juga ngeras kalo Ahmad Dhani nyiptain tuh lagu terinspirasi oleh gw dan si Mulan pas nyanyiin lagunya ya ngebayangin gw! Haha, ko jatohnya gw kaya psikopat yak?!

Yup, selama lo ngerasa menjadi makhluk Tuhan yang paling sexy, yah lo bakal jadi makhluk Tuhan yang paling sexy beneran. Eh, ngemeng-ngemeng ko gw merasa tabu banget yak menyandingkan kata Tuhan ma kata sexy (nih kata kan notabenenya kenikmatan dunia banget) Setuju?! Tapi karena gw emang sexy dan gw makhluk ciptaan Tuhan, yah gw masi tetep ngerasa kalo gw adalah makhluk Tuhan yang paling sexy. Ga ngaruh ma ketabuan yang gw pikirin barusan. Haha, narsis lo ga nahaan dah!

Tapi beneran dah, mungkin lama-lama orang eneg kali yak manggil gw buncit tapi setiap mereka manggil gw, gw selalu menambahkan kata tapi sexy dibelakang kata buncit. “Bunciiiiiittt!!!” kata orang-orang.

“Tapi sexy.” Kata gw.

Ada beberapa orang yang jadinya manggil sexy ke gw! Haha, kalo uda gitu gw jadi merasa orang yang paling sexy yang idup di dunia ini. Makin banyak orang yang manggil gw sexy, makin banggalah gw dengan diri gw! Heu3x..

So, jangan pernah menyerah menciptakan pikiran dan perasaan kalo gw adalah orang dengan tuh orang tersexy yang ada di dunia ini, ngalahin kesexyan Bunga Citra Lestari. Walopun gw buncit, dan artinya tidak bisa disamakan dengan Bunga Citra Lestari (apalagi kesexyannya yak?!). Tapi gw tetep sexy dengan cara gw! Sekedar bebagi, kalo kata orang sexy itu bukan cuma diliat dari badannya. Yah, itulah hikmah yang bisa gw ambil. Gw sexy dengan perkataan gw, perbuatan gw, gaya gw, d.l.l. yang bisa mebuat orang berpikiran gw sexy dibalik kebuncitan ini. Tapi sekali lagi buncitnya gw beda ma lo semua! Buncitnya gw jatohnya sexy.. Hahay, mati lo!


Akulah makhluk Tuhan yang tercipta yang paling sexy..

Cuma aku yang bisa membuatmu terus menjerit..

Aw,,aw,,aw,,ih,,ih,,ih,, (yang ini rada ga penting!)


Keep it SEXY beybeh!!

(_achmyhoolicz!)

Jangan Panggil Aku Buncit!!!

Waw,.entah kenapa langsung terngiang pada kata-kata dalam sebuah pamentasan menyambut taon baru imlek di tv. Cuma bedanya, kata-kata yang ada di pementasan tersebut “Jangan Panggil Aku Cina!”. Hmm, buncit! Apa coba yang menarik untuk ditulis dari kata buncit?! Ternyata banyak men. Cuma ko gw rada males yak ngungkapin kata buncit! Haha, ini terjadi bukan karena gw mengklaim gw itu buncit, tapi ahir-ahir ini gw sering mendengar kata itu aja, keseringan malah. Dan yang bikin eneg, kata buncit itu ditujukan buat gw! Sial..

Sedikit berpikir ilmiah, apa sih buncit itu?! Gw juga ga tw! Kata orang-orang buncit itu kelebihan lemak pada bagian perut, sehingga membuat perut lo aga sedikit maju ke depan. Yah ga enak diliatnyalah, dikala semuanya terlihat proporsional, tapi perutnya agak condong ke depan!yup, ngebuat baju yang lo pake terasa sempit cuma di bagian perutnya doang. Yah, kata orang-orang lagi, buncit itu lo ‘my! Ah, kampret..

Well, sebenernya apa sih yang bisa ngebuat seseorang (sebut aja gw, bukan nama sebenernya) itu buncit?? Waaah, seandainya gw tau, yah gw ga bakalan buncit dun! Haha, dudul! Sedikit menganalisis apa yang orang bilang, setelah gw tanya kenapa mereka panggil gw buncit, hmm ga pernah olah raga, makan segala macem barang, kebanyakan minum aer putih, minum dalam tanda kutip (alkohol maksudnye!), keturunan atau bahasa kerennya gen bawaan dari bonyok lo, kebanyakan tidur ato ga pernah kerja, efek baju, dan lain-lain sebagainya yang makin empet kalo gw sebutin! Huh, gw jadi sebel beneran!

Kita mulai dengan masalah ga pernah olahraga, hmm emang gw rajanya! Abisnya gw benci banget berkeringat, gerah, bau, sumpek, d.l.l. yang merupakan dampak langsung dari olahraga. Jalan kaki dikit aja gw udah ngap-ngapan, lari dari parkiran ke kelas jantung rasanya mw copot, mw sit-up, push-up, atau up-upan lainnya tapi takut ambeyenan (Yup, sekedar info tambahan, gw terserang penyakit ambeyen! Penyakit yang menyebalkan dikala lo mencret-mencret! Someday, kita bahas ni penyakit). Uda gitu, kalo gw maen bulutangkis, tenis, pingpong, ato voli (cuma ini olahraga yang bisa gw lakuin! Jarang dapet piala lagi! Huh!!) pasti abis itu badan gw pegel-pegel. Ya keseleolah, salah uratlah, urat ketariklah, masuk anginlah, otot kakulah, dan laen-laennya yang mengharuskan gw dipijit ma Bu Min dan treak-treak kesakitan! Gw menemukan olahraga yang ga bakal berkeringat, yup maen catur ma maen kartu. Tapi tetep aja gw ga bisa! Pernah gw ngelawan adek gw, yang notabenenya doi ga pake ratu, benteng ma kuda yang cuma satu biji, gw kalah! Sodara-sodara dimana harga diri gw! Lain catur lain kartu, gw juga pernah harus jongkok dari awal maen mpe tu permaenan berlangsung 5 jam lebih, dengan alasan gw ga pernah menang! Dan lo semua pada tau rasanya, sakit! Sakit menahan perut yang keteken, sakit menahan ambeyen yang menyebalkan, dan yang paling parah, sakit hati karena dianggap bego! Yah, pada intinya gw juga ga berbakat maen catur ma kartu. Jadi, olahraga kata orang bakal mempengaruhi kebuncitan lo, it could be, I agree! Tapinya anehnya, ahir2 ini ko gw besemangat olahraga yak?! Hmm, tapi sayangnya semangat gw ini ga konsisten sama statementnya. Yaah abisnya ga ada temen buat olahraga, buat jogging pagi-pagi, buat fitness, buat maen bulutangkis, atau buat sekedar jalan dari depan komplek ke rumah! Yang ada temen sekarang, ya cuma buat maen kartu di plasma tiap jeda kuliah! Haha..

Beralih ke masalah makanan, perlu lo semua tau kalo gw ga begiru doyan makan! Cuma kenapa gw sedikit gendut? Jawabannya karena gw sangat mencintai makanan yang berlemak. Sebut saja es krim, cokelat, susu, pasta, keju, gula-gula, daging, bahkan gw doyan banget kalo nasi yang gw makan dicampur ma mentega (hah, jadi laper tauk!). gw tahan ko ga makan beberapa jam asal maag gw ga kambuh aja! Jadi masalah buncit dari makanan, gw rasa ada efeknya!

Lanjut ke masalah kebanyakan minum aer putih, ini mah paling ga ngaruh ke gw! Justru gw sering diomelin gara-gara gw jarang banget minum aer putih. Sekedar info, kalo bulan puasa telah tiba, gw cepat-cepat berharap magrib menjelang karena gw lebih ga tahan laper dibanding aus, padahal gw udah ngoceh seharian. Jadi, ini ga banget!

Lah, minum dalam tanda kutip mah apalagi. Minum aer putih aja gw ga doyan apalagi minum begonoan. Haram tauk. Yah, biar gw ancur begini (Kata orang loh! Padahal mah ga parah-parah amat ah!) gw masih sadar sepenuhnya kalo gw ga boleh dan ga bakal mau nyoba minuman begonoan! Ih serem, daripada solat gw ga diterima 40hari mending jau-jauh dah dari begituan. Belom lagi kalo gw mabok, kaya apa omongan yang keluar dari mulut gw. Ga mabok aja uda nyeleneh apalagi abis minum yak?! Haha, kaya artis lenong ntar! Asal nyaplak, asal nyerocos! Semua rahasia orang bisa kebongkar kalo gw mabok.

Nah, kalo bawaan dari bonyok gw ga tw dah! Nyokap gw badannya ideal. Si babeh juga gendutnya normal. Adek gw kurus uda kaya triplek, lah gw?! Kata nyokap, dulu kalo gw bandel, gw dibilang anak tukang daging coz gw gendut, walhasil gw nangis dah! Haha, maklum masi bocah! Kalo keturunan gw ga yakin juga sih. Bearti kalo emang keturunan, anak-anak pejabat yang perutnya pada buncit juga buncit dun?! Tapi yang gw perhatiin ko engga ya!

Kalo masalah kebayakan ngorok atao ga pernah kerja, gw juga biangnya nih! Gw butuh banyak banget waktu untuk hibernasi (kaya beruang yak jatohnya?! Huhu..) pada akhir minggu. Yup, kesibukan sebagai artis eh aktivis maksudnya (tumben gw ga narsisi yak?!) membuat 24 jam waktu gw pada workday kurang. Kaya tadi, semalem gw ngorok jam 2 malem dan bangun jam 2 siang ditambah tidur siang 3 jam membuat gw baru merasa cukup tidur. Walopun dibilang kebo tidur, gakpapa! Gw lebih rela disebut sleepaholic dibanding dipanggil buncit! Masalah gw ga pernah kerja, kayanya gda ngaruhnya ma kebuncitan yang sedang melanda deh. Gw emang ga pernah melakukan pekerjaan rumah tangga. Yah selaen gw ga bisa ngapa-ngapain, gw juga males bisa! Ntar kalo keterusan dan jadi hobi beres-beres tumah kan jadinya repot juga! Bisa-bisa gw dijulukin upikabu ato bakat babu gw jadi makin terasah! Haha, membela diri nih..

Dan, eng..ing..eng inilah jawaban dari semua pertanyaan tentang kenapa gw (inget ini bukan nama sebenernya loh!) buncit. Yup betul, gw ngerasa kalo gw terlihat buncit karena efek baju. Secara gw doyan banget make baju garis-garis horizontal yang kata orang-orang fashion menimbulkan efek lebih berisi, dengan kata lain gendut. Udah gitu, ditambah lagi gw suka banget pake baju yang warnanya menyala dan bodyfit, pas dibadan gw, ga kelonggaran kaya baju rapper ato pemaen basket. Gw seneng pake baju dengan nomor satu lebih kecil yang biasa dipake orang dengan ukuran gw. Sebut aja temen gw yang pas pake baju ukuran L, gw milih pake ukuran M dengan model, merk, dan motif yang sama. Biar keliatan lebih sexy aja! Heu3x..

Jadi, sekarang lo semua yang ngerasa buncit tetaplah merasa PD alis percaya diri. Tapi bukannya kita cuma boleh percaya ma Tuhan yak?! Huhu, ko jadi nyeleneh gini! Hehe.. Anyway, balik ke masalah buncit! Hai orang-orang buncit, tetaplah berpikir kalo kebuncitan kita (Kita? Lo aja kali gw mah engga! Hehe..) itu merupakan suatu kelebihan yang harus kita manfaatkan demi kebaikan bersama. Mpe sekarang emang gw belum tau jenis kebaikan apa yang dapet kita hasilkan kalo kita buncit, tapi tetep work out, guys! Anggep aja lo buncit karena efek baju yang lo pake. Biarin aja orang mau ngomong apa, keep it in ur mind, biarin gw buncit yang penting SEXY!!

Jangan panggil gw buncit?! Yah, teserah lo pada dah! Buat gw mah ga ngaruh, asal mood gw lagi bae aja! Haha.. I am proud to be me! Amy yang kata orang buncit, tapi kata orang yang lain sexy! Bener kan?!

(­_achmyhoolicz!)